Jaga
Diri Kalian
(Wahai
Hamba Allah yang Menghiasi Bumi Ini)
PART
1
26 September 2014
Matahari yang
masih pendek menemani langkah saya keluar dari Masjid Manarul Ilmi ITS. Pagi
ini kita awali dari tempat yang baik. Bismillahirrahmanirrahim, saya genjot
sepeda pancal milik teman saya (hhehehe tukeran sehari sama sepeda motor saya)
melewati rektorat dan jalan paving Institut kebanggaan. Udara pagi masih sejuk
ditambah pepohonan lebat menambah kesegaran atmosfir dilingkup kampus
perjuangan. Suasana tambah sempurna dengan sapaan SKK (satuan keamanan kampus)
dan lalu lalang civitas akademika kampus ITS. Tak terkecuali wanita-wanita
mengenakan kerudung besar dan rok yang panjang di tambah kaos kaki sebagai
penutup aurat yang disepelekan. Yaps, di sepanjang jalan ITS tak hanya satu dua
orang menegakan kewajiban para akhwat, tetapi banyak juga yang syari. Hmmmm
mungkin karena hari ini adalah hari suci umat muslim. Dan semua hijabers yang
saya lihat berjalan menuju arah Masjid Manarul Ilmi. Subhanallah, saya jadi
berpikir, bagaimana bisa istiqomah mereka dalam rangka menegakkan syariah dan
menjadi akhwat sejati. Hohohohohohoho. :D
Inilah ITS,
kebanyakan orang mengenalnya Institut Teknologi Surabaya, padahal salah. Dulu
Bung Karno meresmikan kampus ini pada tanggal 10 Nopember 1957. Maka dari itu
singkatan “S” pada ITS bukan surabaya, tapi Sepuluh Nopember. Sebagai mana
julukan kami “Kampus Perjuangan”. Dan tak terbayang perjuangan para akhwat di
lingkup KM ITS ini yang notabene adalah kampus Teknik yang isinya merupakan calon-calon engginer
dan sainstis. Yups pastinya identik dengan pria, cowok, laki-laki, dan
bapak-bapak. Namun kenapa mereka tak terpengaruh dengan keadaan lingkungan? Apa
saja yang mereka kerjakan di jurusan mereka yang banyak lelakinya? Kenapa
mereka betah di ITS?.......
Tunggu kisah
selanjutnya......

Tidak ada komentar:
Posting Komentar