Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh teman.
terutama teman saya yang pernah seperjuangan di Madrasah Aliyah ..
teman temanku yang dulu pernah di IPA 1 IPA 2 MAYOGA..
hehehe maaf gak bisa nampilin foto maklum laptopnya baru heheh
ya pagi ini saya tidak mengerjakan tugas desain sik njelimet rakaruan, tidak mengerjakan lapres sik ruwet koyo kabel, tidak membersihkan kamar nganti koyo kapal pecah, tidak sholat dhuha pula dan hanya berada di depan laptop, sambil teatrengan pake hape, di kancani mimik banyu bening nggo taperware biru dan nyetel lagu acapella.. hahaha kalo di tanya sudah mandi alhamdulillah jam 03.30 sampun mandi heheh :p nek di tanya udah makan yooo sudahlah, saya itu tidak pernah lupa untuk makan rekk. hehehe
di depan laptop ki saya KEPO.. iya kepooo.... nadane mas didit mulyanto hhehe..
tak bukak kui sosmed FESBUK.. dan kau tau yang kubuka profil siapa saja??
yaps profil kawan-kawan saya di MAYOGA IPA 1 dan 2..
hohohoho kangen rekkk... hehehe saya itu di kontrakan sedang sendiri jadine galau, kesepian, labil, alay, bingung, kemproh.. heheheheh
yaap satu per satu tak bukai tak kepo, tak scroll down kabeh wall mu...
di mulai dari yang namanya A,B,C, F, H, I, J, K, L, M, N, P, R, S, T..
kabeh tak kepo.. haa mbok semuane, kadang yoo blogmu tak bukak rek.. ge nambah refrensi kepo..
nganggur banget yaa.. iyoooolah gek setreeeessss berat ki......
sik kuliah nik kota Y, kota S utara, trus kota S, trus kotangan ono sik nang pondok G pisan, ono sik kerjo barang, trus nang negoro T, nang negoro J, tak kepo pisan.. sangar tooo.. hahaha
tak delengi kui foto-fotomu, mbuh mik poster, mbuh sik alay, mbuh sik kemproh.. tak delengi..
intine tak investigasi secara mendalam dan dalam tempo sesingkat-singkatnya profilmu, mbuh blogmu, mbuh BBMmu, mbuh twiterrmu mbuh lan mbuh Djanc####kkk..
eheheh sorry spryyy mesohhh heheheh typo pisan,,,
dan satu hal yang saya bisa dapatkan adalah, rasa bangga saya bertambah rek sama kalian, mulai yang ikut organisasi, kegiatan, seminar dimana-mana, hijahlah, dadi MC, iso mecahke watu.. SUMPAH yaa Alhamdulillah mbiyen ki nyet Allah SWT ki menakdirkan aku kekancan ro kowe kowe ki si suangar buanget-i...
Allahdulillah banyak belajar banget aku rek..
kalian menginspirasi sekali..
istimewa tenan.. hehehehe
pokonya to rek aku kangen,, walaupun kita ketemu cuma pas buber, tapi buber kui bermakna banget hhehehehe,
pokoke dho janji ya nek nikah aku di undang lah, mbuh dadi MC, kon nyanyi bisa, kondadi sie kebersihan makan siap.. kon nyopir yooo tak ajar ndisik lah hehehe..
walaupun sebagian dari kita sireng ngobrol nang grub WA, tpi kui kurang banget lah rek, kurang feelnya.. alhasil.. KANGENNYA TUH DI SINII.... hiks hiks hiks
Reeeekk ojo lali ya aku di doakan, kwe kwe kui yoo tak dongake lho..
semoga di permudahlah urusannya lah baik kuliah, kerja, proyek, jodohlah.. kabeh es..
semoga hatinya senantiasa bergantung kepada Allah selalu
semoga di kuatkan hati dan niatnya..
semoga di beri umur panjang biar bisa ketemu aku maneh.. ben iso cerito lah heheh
semoga tambah yang baik-baik heheh
koyo ulang tahun wae yak.. hehehe
yang di luar negeri yang kuat yaaa.. yang tabah, yang semangat...
bawalah kabar gembira dan oleh-oleh yang bermanfaat..
hhehe cerita ini bukan FIKTIF belaka, ada inisial itu emang di sengaja...
hehe tahnks you so much to read my story of curhat gue,..
bye ye
wassalamualaikum Warahmatullahi abarakatuh
Gak usah serius-serius. Keep Unyu aja. Jelek ngaku ganteng kan gak masalah. Yang penting woles.
Minggu, 26 Oktober 2014
Kamis, 23 Oktober 2014
Bismillahirrahmanirrahim
“Amal islami bukanlah aktivitas
yang cukup dekerjakan disaat anda memiliki waktu luang dan anda bisa tinggalkan
saat sibuk. Tidak, amal islami agung dan teramat mulia jika diperlakukan
seperti itu.”
Dr. Najlh Ibrahim (Buku Kepada
Aktivis Muslim)
SUPERMAN DI KAMPUS JUGA HARUS
JADI PANUTAN
Modern ini, lingkungan dimanapun dengan mudah
dimasuki, dicampuri, bahkan ekstrim-nya
dirubah sesuai keinginan orang atau pihak yang berpengaruh di dalamnya. Seperti
yang dikatakan kebanyakan orang, lingkungan bisa mempengaruhi diri, pribadi dan
perilaku seseorang. Haruslah lingkungan itu terjadi kesetimbangan antara faktor
sosial, religi, keberagaman dan faktor lain penunjang kehidupan bermasyarakat.
Kampus merupakan satu tempat ideal untuk
mengembangkan diri dan potensi seorang. Apalagi menjadi mahasiswa, sudah hal
yang wajib menempa dirinya, sehingga mampu membentuk dirinya sesuai dengan
peran fungsi manusia. Namun, nilai kehidupan berkampus sudah bergeser dari apa
yang telah digariskan kepada the man with
happy selected few ini. Aura untuk belajar, mengkritisi kebijakan,
memberikan teknologi untuk rakyat, dan hal-hal keteladanan mahasiswa sebagai perwujudan
wakil rakyat non formal sudah mulai memudar. Tidak adanya sosok teladan inilah
salah satu dari sekian banyak faktor yang berpengaruh di lingkungan. Tak ada
yang bisa dipungkiri aktivis kampus sekarang seorang tidak punya kharisma
sehingga kurang dipandang. Munculah paradigma di lingkungan tersebut bahwa
tidak ada yang bisa di contoh.
Di sinilah tugas kita sebagai mahasiswa yang lebih
mendalami ilmu keislaman dimana islam berisi ilmu yang komplek untuk
berkehidupan. Masalah yang dialami umat sekrang adalah mereka sudah condong
menjadi pengikut kehidupan berhura-hura. Ya, tentu saja mereka mudah
terpengaruh apalagi di era yang memanjakan ini, sungguh nafsu telah memperbudak
umat. Konotasinya malah menjelek-jelekan mahasiswa. Justrul menjadi senjata
makan tuan bila mahasiswa dalam kondisi seperti ini koar-koar untuk rakyat. Bisa jadi rakyat malah berfikir mahasiswa
saja tidak mampu mengendalikan diri sendiri kok mau membantu mensejahterakan
rakyat. Di sinilah harus ada sosok berpengaruh untuk menuntaskan persoalan ini.
Menjadi tanggung jawab seorang aktivis, apalagi
kader-kader yang menempa diri mereka untuk kemaslahatan umat. Wajib hukumnya
mereka harus muncul kepermukaan sebagai obat dari penyakit manusia sekarang.
Kader-kader masjid harus bisa membuat dirinya modern namun tidak sekali pun
meninggalkan nilai teladan, santun dan juga nilai yang tercerminkan oleh
pendakwah dan aktivis islam. Mengingat kampus berisi kaum akademisi dan
intelektual, tentunya syarat cerdas dan kreatif untuk membawa nilai kebaikan
harus dimiliki. Tak bisa dipungkiri bahwasannya tidak semua orang bisa menerima
kebaikan yang kita bawa. Itulah ujian dari jalan dakwah ini. Poinnya adalah
kita diuji ketawaqalan dari ikhtiar kita oleh Allah SWT. Jaminannya adalah amal
jariyah kita bertambah.
Satu lagi ujian dakwah bagi aktivis adalah objek kita
terkena islamphobia. Ya, seorang
malah takut terhadap muslim, parahnya seorang muslim malah takut menjadi
muslim. Pergi ke masjid sudah terlihat aneh, pergi ke pengajian juga menjadi
hal yang aneh, bahkan saat mengenakan pakaian muslim, orang sekitar malah
mengira jaringan terosis apalah. Naudzubilahiminzalik.
Aparahnya seoarang wanita dengan bangganya membuka aurat mereka, mengenakan
pakaian ketat pengundang rasa kepo
dan nafsu lawan jenisnya. Itu baru satu dari segelintur dari fenomena muslim
yang terjadi saat ini. Tentunya tugas kita sebagai aktivis sangat banyak,
pekerjaan rumah sebagai pendakwah juga bertambah berat. Namun jangan khawatir,
Allah pasti akan selalu menolong hambanya. Seperti janji-Nya “barang siapa
menolong agama Allah, maka Allah akan menolongmu.” Insyaallah.
Seperti kutipan dari Dr. Najlh Ibrahim di atas,
bawasannya kita harus selalu menjadi muslim yang bisa menjadi panutan di segala
kondisii apapun, kapanpun, dimanapun. Tidak seperti kita mengikuti kepelatihan,
kepemanduan, organisasi yang bila kita sudah tugasnya sudah berakhir, sudah
ditinggalkan saja. Amal islami tidak seperti itu dan tidak berkhak diperlakukan
seperti itu. Sudah barang wajib kita harus menjadi contoh di manapun, karna
kita adalah pejuang dakwah. Bahkan kita lebih kuat, lebih tangguh dan lebih
mulia dari Superman.
Kutipan terakhir yang saya ambil dari buku “La
Tahzan” karya Dr. ‘Aidh al-Qarni. Berikut isinya, “Adalah seyogyanya bila kita
merapatkan barisan, menyatukan langkah, saling memaafkan dan berdamai kembali,
mengambil hal-hal yang mudah kita lakukan, meninggalkan hal-hal yang
menyulitkan, menutup mata dari beberapa hal untuk saat-saat tertentu,
meluruskan langkah, dan mengesampingkan berbagai hal yang menggangu”
HIDUP MAHASISWA, HIDUP RAKYAT
INDONESIA, ALLAHUAKBAR
KARNA TUHAN UNTUK INDONESIA
MANAS ZULFIKAR
4213100063
Langganan:
Postingan (Atom)

